Press "Enter" to skip to content

Mengapa Orang Pergi Untuk Haji ke Mekah

Haji dikenal sebagai ziarah terbesar di dunia. Hal ini didasarkan pada ziarah yang sudah sangat tua sejak zaman kuno sejak zaman Muhammad di abad ke-7. Hadis adalah riwayat yang berasal dari kata-kata dan perbuatan nabi Islam Muhammad. Menurut Hadis, bagian-bagian dari haji kembali ke zaman Abraham, sekitar tahun 2000 SM. Hampir seluruh komunitas muslim percaya bahwa Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah (Allah) untuk meninggalkan isterinya Hajra dan anaknya yang masih bayi Ismael sendirian di padang pasir.

Setelah kepergian Ibrahim, anak itu menjadi haus, dan Hajra berlari bolak-balik tujuh kali mencari air untuk anaknya. Bayi itu menangis dan menghantam tanah dan airnya mengambang keluar. Sumber air sekarang disebut Sumur Zamzam umroh aman terpercaya. Namun, beberapa orang percaya bahwa malaikat tergores kaki anak atau ujung sayapnya di tanah.

Sebelum era Muhammad, setiap tahun suku dari seluruh Jazirah Arab akan berkumpul di Mekah, sebagai bagian dari ziarah. Keyakinan suku-suku yang sebenarnya tidak relevan saat itu, dan orang-orang Arab Kristen cenderung mengelola sebagai orang-orang kafir.

Jemaah haji biasanya melakukan ibadah haji ke Mekah secara berkelompok, sebagai simbol persatuan dan solidaritas mereka. Untuk membantu orang melakukan ibadah haji dengan sukses dan nyaman, banyak maskapai mengatur paket khusus untuk orang-orang Muslim yang pergi ke Mekkah. Kapal juga membawa peziarah ke Mekah agar bisa melakukan ibadah haji.

Selama prosesi haji, jamaah haji pria harus mengenakan pakaian khusus, yang dikenal dengan nama ihram. Ini adalah pakaian yang terdiri dari dua lembar kain tanpa kulit putih. Orang-orang Muslim harus memakai ihram bersama dengan bagian atas yang menutupi badan dan bagian bawahnya dengan selempang putih; ditambah sepasang sandal.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *